Rabu, 16 November 2011

Batu-Bacan-Batu-Giok-Indonesia

Batu Bacan mulai dikenal dan digemari oleh  banyak penggemar batu permata adalah mulai tahun 2000an.
Tempat lokasi penambangan atau penggalian Batu Bacan ada di Pulau Kasiruta, Bacan,  kabupaten Halmahera Selatan. Ada 3 Desa yang terkenal sebagai penghasil batu Bacan yaitu Desa Doko, Desa Palamea dan Desa Akelamo.

Harga bongkahan Batu Bacan bervariasi mulai dari ratusan ribu hingga puluhan juta rupiah/ kg yang bergantung dari kualitas batu tersebut, kualitas biasa saja sampai kualitas "SUPER ONE" yang artinya kandungan kristal nomor satu atau sangat jernih.
Di Pulau Kasiruta sendiri,  sudah banyak turis dari jakarta hingga turis mancanegara dari Taiwan, Hongkong dan Belanda yang memburu batu permata itu ke pemilik-pemilik lokasi penambangan rakyat itu.
Ketika saya berkunjung ke desa Palamea, ada harga bongkahan batu palamea dengan berat 30 kg yang kualitas SuperOne ditawarkan pemiliknya dengan harga 1 Milyar lebih.
Ketika saya wawancara dengan Bapak Haji pemilik lokasi penggalian batu bacan Palamea, dulu bongkahan batu bacannya seberat 9 kg ada kolektor batu yang mau beli batunya seharga 200juta rupiah, tapi dia tidak mau lepas...
Suami saya, Verjon Tjandra adalah peranakan Chinese yang sering pergi ke Bacan dan Desa Palamea, menceritakan bahwa sejak masih SMP, sering orang-orang "bule" membeli batu bacan dengan harga yang tinggi waktu itu padahal masyarakat setempat tidak mengetahui nilai batu tersebut.
Tahun 2011, paman yang memiliki lokasi penambangan batu bacan palamea mendapatkan bongkahan-bongkahan batu bacan seperti gambar di bawah ini....



Berat Batu Bacan 1,5 kg

Harga Penawaran 10 juta rupiah

Untuk penjelasan lebih lanjut Hubungi   : Yuris Napita  (0852-40543725 )


Bongkahan batu Bacan 1,5 kg dapat digosok dan diasah menjadi 20 mata cincin/mata kalung dengan ukuran jumbo.

1 komentar:

  1. Bagus infonya gan dan mahal juga bahannya.
    bangdeniklender.blogspot.com

    BalasHapus